🐘 Kuliah Sambil Kerja Di Norwegia
Maukuliah sambil kerja di luar negeri? Bisa saja! Banyak manfaat yang bisa didapat loh. Yuk, simak syaratnya juga disini. Mau kuliah sambil kerja di luar negeri? Bisa saja! Banyak manfaat yang bisa didapat loh. Yuk, simak syaratnya juga disini. Whatsapp / Hotline : 0811 9690 4000. HOME;
Sayapengen banget kuliah di luar negeri, tapi saya bukan dari keluarga kaya. Saya sebenarnya juga mempunyai minat dalam dunia bisnis. Jadi jika saya ketrima kuliah di luar negeri, saya ingin kuliah sambil berbisnis. Tapi masih bingung bisnis apa. Kamu bisa melakukan semua hal yang dilakukan oleh orang di negara tersebut. Banyak pekerjaan
Octoberis less than a month a way dan bagi kalian yang tertarik kuliah di Norwegia, berikut 10 tips yang perlu dibaca sebelum siap mengirimkan semua dokumen! 1. Tentukan jurusan yang betul-betul ingin kamu pelajari Meskipun jurusannya mirip-mirip, tapi tiap kampus di Norwegia punya kurikulum yang tidak sama.
AJkve. - Ketika kamu sedang ingin kuliah dan part time atau kuliah sambil kerja di luar negeri, sebetulnya ada banyak negara yang memiliki peluang besar untuk keduanya. Negara-negara ini, tak hanya menawarkan perguruan tinggi terbaik untuk melanjutkan kuliah. Namun juga menawarkan peluang kerja paruh waktu atau part time yang fleksibel. Dilansir dari laman Instagram Schoters, ada 7 negara yang menawarkan peluang par time terbesar sambil kuliah. Mahasiswa, bisa cek daftarnya di bawah ini 1. Belanda Banyak perguruan tinggi di Belanda yang menjadi sasaran mahasiswa Indonesia untuk kuliah. Misalnya, Universitas Leiden. Namun, Belanda juga menawarkan peluang part time yang tinggi dan bisa dicoba mahasiswa. Belanda memiliki rata-rata waktu kerja par time terendah di dunia yaitu 28 jam per minggu. Adapun peluang part time di Belanda sebesar Peluang part time 2020 36,94 persen Peluang part time 2021 35,99 persen 2. Jepang Ingat Jerome Polin? Pastinya tidak asing dengan Youtuber yang kuliah di Jepang. Beberapa kampus di Jepang bahkan menjadi incaran mahasiswa internasional. Mulai dari Tokyo University, Waseda University, Kyoto University dan banyak lagi kampus lainnya. Selain jejeran kampusnya yang terbaik di Asia, Jepang dikenal dengan kultur kerjanya yang disiplin. Sehingga cocok bagi kamu yang ingin menambah uang jajan sekaligus mengasah karakter disiplin. Begini peluang par time di Jepang Peluang kerja part time 2020 25,78 persen Peluang kerja part time 2021 25,62 persen 3. Switzerland Pada posisi ketiga, negara yang terkenal dengan cokelatnya ini juga menjadi pilihan mahasiswa menimba ilmu. Misalnya Jenewa University, ETH Zurich, University of Bern, dan banyak lainnya. Swiss juga menawarkan beasiswa seluruh jenjang studi yang dibuka setiap tahun. Di Swiss, bahkan mahasiswa yang bisa berbahasa Jerman, atau Prancis dan Italia lebih cepat mendapatkan pekerjaan part time. Berapa besar peluang part time di Swiss? Peluang part time 2020 26,67 persen Peluang part time 2021 25,27 persen 4. Jerman Negara yang dikenal akan kemajuan teknologinya ini juga tidak kalah saing dengan negara lainnya. Di Jerman, upah per jam minimum dijamin oleh pemerintah pusat, yaitu 10 hingga 12,5 euro per jam atau sekitar Rp 150-190 ribu per jam. Segini peluang part timenya Peluang part time 2020 22,52 persen Peluang part time 2021 22,18 persen 5. Austria Sedangkan negara yang bisa untuk kuliah sambil kerja ialah Austria. Negara ini memiliki satu hari spesial yang disebut Saturday Job. Disebut Saturday Job, karena banyak sekali pekerja part time yang bekerja di akhir pekan. Meski bekerja pada akhir pekan, waktu kerja yang kamu lakukan dihitung double. Negara ini juga cocok untuk mahasiswa yang membutuhkan kuliah sambil kerja. Peluang part time 2020 19,66 persen Peluang part time 2021 21,16 persen 6. Norwegia Dengan tingkat kesetaraan gender terbaik di dunia, mahasiswa dapat merasa lebih nyaman untuk berkuliah dan bekerja part time di Norwegia. Tak hanya itu partai di Norwegia peluang part time-nya tidak kalah tinggi dengan lainnya. Peluang part time 2020 19,62 persen peluang part time 2021 20,34 persen 7. New Zealand Kuliah sambil kerja di negara asing tentu tidaklah mudah. Namun di New Zealand termasuk negara yang bisa dijadikan pilihan kuliah dan part time. Perizinan part time di New Zealand tergolong mudah dan sudah diatur secara sistematis. Mulai dari gaji hingga jam kerjanya. Peluang part time 2020 19,68 persen Peluang part time 2021 19,99 persen
Kehidupan di Norwegia – Norwegia adalah salah satu negara yang terkenal dengan keindahannya apalagi bagi mereka pecinta ski. Siapa saja bisa melakukan olahraga ini di berbagai musim, tidak harus menunggu saat musim dingin berlangsung. Cuaca yang dingin sepanjang tahun membuat kita orang Indonesia terbiasa dengan iklim tropis harus menyesuaikan diri. Untuk Info lebih lengkapnya bisa isi Biodata Disini Iklim dingin sepanjang tahun tentu menimbulkan perasaan tidak nyaman. Anda harus menjaga tubuh agar tetap hangat dengan pakaian tebal saat berpergian. Tinggal di Norwegia cukup menguntungkan karena rata-rata masyarakat menggunakan bahasa Inggris. Baik untuk mahasiswa atau para pekerja yang bermigrasi untuk mencari uang negara ini menjadi negara yang paling nyaman untuk ditinggali. Selain cuaca yang dingin, faktor lainnya sangat menguntungkan. Bagaimana kehidupan di Norwegia yang membuat hampir banyak orang ingin tinggal di sini? Perkiraan Pengeluaran Norway sebagai Mahasiswa Jika Anda akan tinggal di Norway sebagai mahasiswa, maka jangan khawatir. Berbagai universitas negeri di Norway menawarkan pendidikan gratis. Tidak perlu khawatir lagi soal biaya dan Anda cukup memenuhi biaya hidup saja. Universitas yang berdiri juga tidak kalah terkenalnya dari negara Inggris, Jerman dan juga Amerika. Mempelajari tentang science dan berbagai penelitian sangat mudah dilakukan di Norway. Apalagi jika Anda ingin melakukan riset tentan flora dan fauna yang berada di kutub utara. Akomodasi di Norway juga cukup terjangkau, Anda bisa memilih untuk tinggal di asrama kampus atau menyewa apartemen. [irp posts=”38600″ name=”10 Keindahan Wisata Norwegia dengan Pemandangan Laut dan Gunung”] Sebagai mahasiswa ada beberapa pengeluaran yang harus dipenuhi setiap bulannya. Pengeluaran ini di luar biaya kuliah yang sudah disokong oleh negara. Apa saja pengeluaran yang harus dipersiapkan? Berikut ini daftarnya. – Sewa apartemen untuk satu ruangan sekitar 300 NOK – Transportasi umum dengan kartu mahasiswa sebulannya bisa mencapai 460 NOK – Buku untuk satu semester sekitar 1600 hingga 3500 NOK – Makan di kantin kampus sekitar 55-100 NOK – Makan di restoran sekitar 120-160 NOK – Tiket nonton bioskop sebagai hiburan 120 NOK Total biaya tersebut baru untuk biaya hidup saja. Walaupun tidak ada biaya kuliah namun digantikan dengan biaya administrasi yang nominalnya tidak tinggi yaitu sekitar 590 NOK. Ada juga biaya member untuk training selama satu semester yaitu 1100 NOK. Sudah siap untuk berangkat ke Norway untuk kuliah? Anda bisa juga menutup semua biaya untuk hidup tersebut jika mendapatkan beasiswa. Saat ini sudah banyak beasiswa untuk kuliah di Norwegia bagi mahasiswa Indonesia. Rincian Biaya Kehidupan di Norwegia sebagai Pekerja Selain hidup sebagai mahasiswa di Norway, Anda juga bisa bekerja di sana. Pemerintah Norway cukup terbuka untuk menerima tenaga kerja asing profesional. Bagi pekerja yang ingin membawa keluarga maka pengeluaran yang dibutuhkan tentu akan lebih besar dibandingkan sebagai mahasiswa. – Biaya tinggal Biaya pengeluaran berikut akan menjadi rincian penting untuk membandingkan apakah gaji yang didapatkan sebanding bahkan lebih dari uang yang dikeluarkan. Pertama adalah biaya untuk tinggal. Apartemen keluarga setiap bulannya sekitar NOK hingga NOK tergantung dengan kota tempat tinggal. – Biaya hidup di Norway untuk transportasi Anda bisa menaiki transportasi umum seperti bus sekitar 700 hingga 800 NOK. untuk berjalan di dalam kita. Jika ingin pergi antar kota dengan bus maka biaya yang dibutuhkan sekitar NOK ke atas. Pertimbangkan lokasi tempat tinggal ke tempat kerja agar bisa berjalan kaki demi menghemat uang transportasi. [irp posts=”38600″ name=”10 Keindahan Wisata Norwegia dengan Pemandangan Laut dan Gunung”] – Biaya konsumsi sehari-hari Jika Anda tinggal bersama keluarga di apartemen maka akan lebih hemat untuk berbelanja daripada harus makan di luar atau di restoran. Jika makan di restoran Anda bisa menghabiskan uang hingga 160 NOK lebih, sedangkan jika memasak sekali hidangan akan kurang dari 100 NOK. Jika tinggal sebagai imigran, Anda juga harus memiliki asuransi kesehatan. Hal ini sangat wajib dan dikontrol oleh pemerintah Norway. Setiap orang akan menghabiskan uang sekitar untuk asuransi kesehatan. Jadi jika sewaktu-waktu jatuh sakit hingga parah tidak perlu khawatir lagi untuk membayar pengobatan. – Biaya hiburan Terakhir adalah hiburan, karena terkenal sebagai tempat liburan bersalju dan pemandangan indah, Anda tidak perlu banyak mengeluarkan uang. Banyak kegiatan outdoor gratis cukup dengan biaya transportasi saja. Anda bisa melakukan olahraga hiking dan melihat keindahan fjord atau danau. Apabila mengeluarkan biaya, jumlahnya juga tidak banyak. Hiburan seperti tiket menonton acara sepakbola sekitar 200 NOK dan untuk menonton film sekitar 120 NOK. Anda bahkan juga bisa berkemah di pegunungan dengan padang rumput yang hijau secara gratis. Jadi manakah jenis liburan yang dipilih akan menentukan budget yang dikeluarkan. Kehidupan di Norwegian sebagian besar bisa dibulang adalah gaya hidup yang bebas. Siapa saja dengan beragam nasionalisme bisa berkemah, mendaki gunung tanpa harus membayar. Negara ini juga sangat aman bagi para imigran.
Tahun ajaran baru untuk semester musim gugur hampir tiba dan Norwegia akan menyambut ribuan mahasiswa internasional lagi untuk berkuliah. Meskipun tahun ini sedikit spesial karena banyak kampus menerapkan kelas online di semester pertama, namun karena perbatasan negara juga sudah mulai dibuka untuk kawasan Eropa, bisa dipastikan banyak mahasiswa dari negara sekitar mempertimbangkan untuk datang dan mengikuti kelas on campus ketimbang satu hal yang bisa dilakukan mahasiswa asing saat berkuliah di luar negeri adalah mencari penghasilan tambahan lewat kerja paruh waktu atau student job. Apalagi bagi mahasiswa yang harus menghidupi diri sendiri dari uang pribadi, bukan dari dana beasiswa, hidup di negara mahal seperti Norwegia pasti jadi tantangan berat. Namun selain alasan utama finansial, kerja tambahan di luar sebetulnya bisa juga jadi ajang bersosialisasi, mencari koneksi, memahami kultur kerja setempat, serta mengasah kemampuan bahasa bagaimana kita sebagai orang Indonesia yang berniat kuliah di Norwegia dengan biaya sendiri, apakah memungkinkan cari kerja tanpa bisa bahasa Norwegia? Jika ya, dimana mencari lowongan kerjanya? Apakah gaji yang diterima betul-betul bisa mencukupi kehidupan? Cek detailnya di postingan ini!Sebagai mahasiswa internasional di Norwegia, kita punya hak untuk bekerja paruh waktu maksimal 20 jam per minggu dan purna waktu 37,5-40 jam per minggu saat libur. Mengapa dibatasi hanya 20 jam per minggu, karena tugas utama kita adalah belajar. Dengan asumsi gaji minimal, kerja selama 80 jam per bulan pun sudah cukup untuk menopang biaya hidup kita setiap bulan. Lagipula izin tinggal belajar yang kita pegang hanya berlaku selama satu tahun. Jika ingin diperbarui di tahun kedua, kita wajib menyertakan progress report dari kampus sebagai laporan ke pihak imigrasi apakah kita masih direkomendasikan atau dilarang untuk bekerja. Ada banyak kejadian mahasiswa asing yang keasikan bekerja dan cari uang, sampai lupa tugas utamanya belajar. Nilai berjatuhan hingga akhirnya hak kerja pun dipangkas tak sampai 20 jam per apakah memungkinkan dapat kerja di Norwegia hanya dengan modal bahasa Inggris saja? Jawabannya, sangat memungkinkan! Ada banyak pekerjaan yang tidak butuh kemampuan bahasa Norwegia sama sekali, meskipun kesempatannya juga sangat kecil. Mengapa, karena orang Norwegianya sendiri sangat fasih bahasa Inggris dan mahasiswa asing yang bisa bahasa Inggris tidak cuma kita seorang. Makanya jangan sedih jika di awal-awal cari kerja kita harus banyak menerima penolakan terlebih dahulu. Perlu diperhatikan juga bahwa cari kerja di kota besar seperti Oslo dan Trondheim tentunya lebih sulit meskipun lapangan pekerjaannya juga lebih banyak ketimbang kota kecil pekerjaan paruh waktu bagi mahasiswaBerikut adalah daftar pekerjaan yang cocok untuk orang Indonesia dan tidak membutuhkan kemampuan bahasa Norwegia sama sekaliDelivery person/supir hanya untuk kalian yang punya SIM dan mobil. Biasanya sering dipekerjakan untuk mengantar pesan-antar makanan dari restoran ke Oslo City Bikes dan skuter juga hanya untuk kalian yang punya SIM dan bersedia menyewa mobil. Di musim panas, Oslo menyediakan sepeda kota dan skuter yang bisa digunakan oleh warganya, namun harus diangkut dan di-charge kembali saat malam hari. Ada banyak pelajar yang bekerja sama mengangkut skuter di pinggir jalan untuk di-charge di rumah, lalu dikembalikan lagi ke park station atau di gudang kerjanya cukup demanding karena memerlukan fisik yang kuat dan koran dan iklan kerja biasanya dimulai di malam hari sampai ke fajar dengan menarik gerobak berisi koran untuk diantarkan ke dog walker, babysitting anak, atau cleaning lady yang jam kerjanya 8-10 jam per musiman di perkebunan cocok bagi yang tertarik jadi pemetik stroberi atau sayuran saat musim panas, meskipun kerjanya sendiri lumayan berat dimulai dari jam 4 pagi sampai 10 pagi atau 12 malam/bar/kafetaria tidak semua tempat ini menerima English speakers, namun restoran Asia yang pemiliknya bukan orang Norwegia asli biasanya cukup terbuka untuk CV drop. Apalagi jika pekerjaannya memang hanya terpusat di dapur sebagai diswasher girl/guy atau runner pengantar makanan IT ada banyak juga tempat magang berbayar atau pekerjaan paruh waktu di industri software atau engineering yang sama sekali tidak butuh bahasa Norwegia karena memang kerjanya pun menggunakan bahasa pekerjaan pabrik yang tugas utamanya mengepak makanan, buku, atau membersihkan asisten profesor atau asisten researcher di kampus kerja hanya berdasarkan kontrak, meskipun untuk dapat posisi ini kalian juga harus punya nilai yang adalah daftar pekerjaan yang bisa dilirik kalau kalian sudah menguasai bahasa Norwegia seminimalnya level A2-B2 dan sudah pernah punya pengalaman kerja sebelumnyaRestoran/klub malam/bar/kafetaria karena ingin punya relasi dan komunikasi yang baik dengan pelanggan, banyak sekali tempat makan yang hanya tertarik mempekerjakan para pelayan yang bisa berbahasa Norwegia serta punya pengalaman jadi pelayan 1-2 hotel yang tertarik kerja shift malam, banyak hotel di Norwegia juga sangat tertarik mempekerjakan para pelajar asing yang punya kemampuan bahasa lokal cukup baik untuk berkomunikasi dengan lady dari agensi Meskipun kalian pikir ini hanya jenis pekerjaan bersih-bersih biasa, tapi beberapa cleaning company justru sangat profesional dan lebih mengutamakan para pekerja yang setidaknya menguasai salah satu bahasa Skandinavia. Mengapa, karena tak semua pelanggan juga nyaman selalu menjelaskan daftar kerja dalam bahasa toko kalau yang ini tentu saja harus bisa bahasa Norwegia karena untuk memahami stok makanan atau barang yang semuanya berbahasa lokal juga akan memusingkan kalau hanya tahu bahasa assistant/pekerja di bidang kesehatan biasanya bertugas saat pagi atau malam hari menjadi asisten orang tua atau kaum disabilitas dalam rutinitas sehari-hari di rumah mereka atau di guru TK minimal bahasa Norwegia level B2 yang harus dibuktikan dengan sertifikat lulus ujian kantoran saya yakin sekali ada banyak pelajar Indonesia yang mungkin 'alergi' jadi cleaning lady atau pelayan restoran, tapi inginnya kerja di kantoran. No worry, kalau memang bahasa Norwegia mu sudah menjangkau level profesional dan cas cis cus bisa diajak meeting bersama, saya sangat menyarankan cari saja kerja paruh waktu yang sesuai dengan jurusan kuliah yang sedang dilihat, jenis pekerjaan low-skilled di Norwegia cukup banyak tersedia bagi yang sama sekali tak bisa bahasa setempat. Tapi hati-hati, justru pekerjaan tersebut juga banyak peminatnya serta tak semua lowongan akan dipublikasikan ke umum. Lagipula saingan kita juga tak hanya para pelajar asing, tapi juga imigran dari Eropa Timur yang bersedia kerja apa saja, serta imigran dari Swedia yang menang lebih banyak karena bahasa lisannya mirip bahasa juga Berburu 'Student Job' Tanpa Lelah Bagian 1Sebagai tambahan, di Norwegia juga punya beberapa bentuk posisi yang sebaiknya dipahami terlebih masa percobaan di awal setelah proses wawancara untuk mengecek apakah kita memang kandidat yang layak mendapatkan posisi tersebut. Prøvevakt ini biasanya berlangsung selama 1-14 hari tergantung si pemberi kerja. Setelah proses evaluasi, pemberi kerja akan melihat apakah kita berhak mendapatkan posisi trial di tempat tersebut yang waktunya berkisar 3-6 bulan. Tapi tenang saja, saat trial ini kita tetap mendapatkan upah minimum, artinya pegawai tetap, dimana setelah melewati masa percobaan 3-6 bulan, posisi kita lagi-lagi akan dievaluasi. Kalau selama masa trial kita dianggap kompeten untuk bekerja dalam waktu jangka panjang, kita akan diangkat menjadi pegawai tetap yang biasanya menjadi starting point kenaikkan part-time alias paruh waktu yang persentase kerjanya 10-70% dengan waktu kerja maksimum 25-28 jam per full-time atau purna waktu dengan persentase kerja >80% dengan waktu kerja minimal 30 jam dari total 37,5-40 jam per posisi pengganti atau hanya bekerja ketika ada yang sakit atau absen saja. Jadi ibaratnya kalau dibutuhkan, kita baru akan pekerjaan musiman misalnya jadi pemetik stroberi di kebun saat musim bekerja hanya sesuai kontrak, entah 1-2 tahun tanpa tahu apakah masih bisa diperpanjang atau tidak caranya mencari pekerjaan tersebut?Untuk cari kerja paruh waktu di Norwegia, berikut cara yang bisa kalian lakukan1. Cari lowongan dari situs pencarian kerjaDi Norwegia, dua situs terbesar untuk cari lowongan kerja adalah NAV dan Finn. Lalu beberapa situs lainnya adalah Indeed, Jooble, dan agensi rekrutmen seperti Adecco, Academic Work, atau Manpower. Bagi yang tertarik kerja atau magang di perusahaan startup, Startupmatcher dan Hub adalah yang paling direkomendasikan. Karena hampir semua situs-situs ini menggunakan bahasa lokal, jangan terlalu berharap ada banyak lowongan dengan kualifikasi lancar berbahasa Inggris tidak banyak, namun beberapa lowongan kerja paruh waktu yang sifatnya profesional juga sering dipublikasikan lewat LinkedIn. Ketimbang eksis dan semakin banyak menambah teman di Facebook, orang-orang Norwegia cenderung lebih suka LinkedIn untuk menambah koneksi, tahu berita terbaru, sekalian cari-cari lowongan kerja. Jadi kalau di Indonesia kita tak terlalu butuh LinkedIn untuk memamerkan deretan pengalaman kerja, sesampainya di Norwegia saya sangat menyarankan kalian buat akun LinkedIn dan mulai aktif mencari koneksi di yang masih punya Facebook, silakan bergabung di grup seperti Jobs in Oslo, Small Jobs in Oslo, atau Jobber i Norge/Oslo Jobs in Norway. Grup seperti ini seringkali digunakan oleh anggota grup untuk menawarkan kerja yang sifatnya lebih banyak paruh waktu seperti pekerja bangunan, pelayan restoran, cleaning, atau bantu-bantu KoneksiHere you go, the power of 'orang dalam' juga sangat berlaku di Norwegia! Meskipun lebih mirip nepotisme, tapi tujuan para pemberi kerja ini lebih kepada trust dan laziness. Trust, karena dianggap mempekerjakan para kerabat dan kenalan lebih efisien tanpa perlu ragu siapa mereka. Contohnya, saya salah satu pegawai di toko B. Suatu kali bos saya mengumumkan bahwa sedang butuh orang untuk mengisi posisi kasir. Prioritas yang dicari tentu saja adalah kenalan para pegawainya terlebih dulu. Karena saya yang membawa kalian, si bos lebih percaya karena saya adalah pegawainya dan orang yang saya bawa ini bisa dipertanggungjawabkan ketimbang harus wawancara a completely new stranger lebih sisi lain, para pemberi kerja ini memang pada dasarnya malas mencari orang baru karena proses rekrutmen yang panjang. Dimulai dari publikasi lowongan kerja, seleksi CV, panggilan wawancara, sampai ke bagian keputusan. Sudah diterima, belum tentu juga pegawai baru tersebut mampu bekerja seperti kompetensi yang tercetak di dari itu, sangat disarankan bertanya ke teman sekelas, pacar, kenalan, ibunya pacar, profesor di kampus, atau siapapun yang ada di sekitar kita jika mereka sempat mendengar beberapa lowongan kerja. Memang tidak 100% cara ini akan menjamin kita dapat pekerjaan, tapi setidaknya mampu membawa kita closer to the consideration ketimbang melamar sendiri tanpa kenalan siapapun. Contohnya juga, mungkin bisa bertanya ke beberapa kenalan orang Indonesia di Norwegia yang mungkin saja butuh nanny atau cleaning lady untuk bantu-bantu di Door-to-doorMeskipun harus tahan banting, tak gentar menerima penolakan di depan, serta tak peduli seberapa banyak lamaran kerja yang akan dicetak dan dibuang setelahnya, tapi cara satu ini dipercaya cukup ampuh dipakai oleh para mahasiswa asing yang cari kerja tapi belum lancar bahasa Norwegia. Caranya, cetak CV dan surat lamaran kerja, lalu keliling door-to-door restoran, kafe, toko, atau bar untuk mengantarkan lamaran. Tanyakan terlebih dahulu ke manager atau pemilik apakah mereka sedang butuh pegawai baru. Kalau memang tidak, tanyakan lagi apakah mereka bersedia jika kamu meninggalkan CV di tempat tersebut. Banyak tempat di Norwegia sebetulnya hanya menerima aplikasi lamaran lewat internet dan tidak menerima CV drop sama sekali. Seorang teman juga pernah cerita bahwa bar tempatnya bekerja selalu membuang CV drop ke tempat sampah saking banyaknya para pencari kerja yang tiba-tiba datang menanyakan memang ingin menggunakan cara ini, saya sarankan observasi terlebih dahulu tempat yang akan kalian datangi. Restoran mewah, bagus, yang rata-rata dikelola orang Norwegia, kebanyakan hanya mempublikasikan lowongan kerja lewat internet. Sementara kafe kecil, restoran-restoran Asia misalnya restoran India atau Kebab, atau toko yang pemiliknya bukan orang Norwegia, biasanya lebih open dengan CV Web walkingKetimbang cara di atas, sebetulnya saya lebih menyukai web walking. Kamu hanya perlu mengunjungi satu-satu situs atau laman Facebook restoran, toko, atau tempat yang menarik dan cari informasi mengenai lowongan pekerjaan di sana. Ada banyak sekali restoran dan toko yang sebetulnya mempublikasi lowongan kerja langsung melalui situs mereka, ketimbang lewat situs semacam Finn atau NAV. Kalau memang sedang tak ada lowongan, ada juga yang tetap menerima open jadi cleaning lady misalnya, kamu hanya perlu mencari kata kunci di Google untuk perusahaan jasa cleaning lalu akan muncul semua nama perusahaan yang ada di Norwegia. Buka situs tersebut satu-satu dan cari bagian 'ledige stillinger' atau 'jobb hos oss' atau opsi karir dan sejenisnya. Kalau memang belum bisa bahasa Norwegia sama sekali, aktifkan Google Translator di browser untuk mempermudah memahami gajinya cukup?Sebagai mahasiswa asing, imigrasi setempat mewajibkan kita memiliki kemampuan finansial sebesar NOK atau sekitar IDR 198 juta selama satu tahun untuk tahun ajar 2019/2020. Yakinlah, setiap tahun biaya ini akan naik NOK 1000-2000 lebih mahal karena memang harga barang di Norwegia juga setiap tahunnya akan naik. Dari jumlah tersebut, bisa dikatakan bahwa setiap bulan kita diwajibkan memiliki seminimal-minimalnya NOK sekitar IDR 16 juta-an untuk mencukupi biaya akomodasi, makan, perlengkapan sekolah, serta biaya tak terduga ini sebetulnya super minimal yang mana kalian akan hidup sangat frugal, terutama di kota besar seperti Oslo. Tapi karena memang kehidupan mahasiswa kebanyakan kere, hidup dengan uang saku sekitar NOK sudah sangat lumayan asal mau berhemat dan tahu caranya menyiasati biaya hidup Norwegia yang mahal. Secara hitungan kasar, biaya hidup mahasiswa asing di Norwegia berkisar antara NOK per bulan dan pendapatan dari kerja paruh waktu bisa menutupi biaya hidup ini di awal-awal. Gaji yang diterima juga sangat bergantung dengan kesepakatan antara kita dan pemberi kerja serta pengalaman kerja kita sebelumnya, meskipun beberapa industri sudah ditentukan berapa gaji minimum yang harus diberikan bagi pegawai di atas usia 20 tahun. Untuk lebih lengkapnya mengecek berapa gaji minimum beberapa industri di Norwegia, silakan mengecek situs mari contohkan saja jika kita bekerja sebagai pelayan restoran. Di Norwegia, gaji minimum pelayan adalah NOK 167,9 per jam. Jika dalam satu bulan kita bekerja selama 80 jam, maka gaji kotor yang kita terima adalah NOK 167,9 x 80 = NOK jangan lupa juga di Norwegia ini setiap pegawai harus membayar pajak jika gaji per tahunnya melebihi NOK Soal pajak ini juga tidak akan pernah sama antara satu orang dan lainnya. Tapi kisaran pajak untuk pegawai dengan posisi paruh waktu biasanya 20-28% per bulan. Tapi tentu saja, semakin besar pendapatan, semakin besar juga pajak yang harus kita bayar. Jadi anggap saja pajak pendapatan kita adalah 20%, maka gaji bersih yang kita terima adalah NOK sekitar IDR 17 juta-an.Di Norwegia, kita hanya membayar pajak setengahnya di bulan November atau Desember karena menyambut Natal, dan bebas pajak di bulan Juni. Kalaupun memang pajak yang selalu kita bayar terlalu banyak, setiap tahun di bulan April kantor pajak juga akan mengembalikan uangnya ke rekening kita. Tambahan lain, gaji minimum tersebut biasanya berlaku 3-6 bulan di awal kita bekerja saat masih di posisi trial. Kalau sudah jadi fast ansatt atau pegawai tetap, gaji yang akan kita terima juga semakin naik. So, be ready to suffer in the yang perlu dipersiapkan saat melamar kerja?Cari kerja di Norwegia itu sangat simpel dan tanpa ribet. Banyak aplikasi lamaran dikirim online yang mana kita hanya butuh CV dan surat lamaran kerja. Saat dipanggil wawancara pun, kita tak perlu lagi datang membawa kopi dokumen karena manager atau HR punya printer sendiri untuk mencetak informasi tersebut. Beberapa pemberi kerja pun kadang hanya melihat surat lamaran sekilas lalu tak terlalu fokus mengecek data diri kita di CV saat yang harus dipersiapkan1. CV Curiculum Vitae atau resume Saya sarankan mengecek beberapa CV model Europass di internet yang cukup 1 lembar saja jika memang belum punya pengalaman di posisi yang akan dilamar. Kalau kesulitan cari template CV yang oke, silakan manfaatkan template gratis dari Canva. Sertakan juga hobi dan bahasa yang dikuasai untuk menjelaskan diri kita secara personal. Jangan lupa lampirkan foto menarik agar pemberi kerja setidaknya sedikit lebih tahu seperti apa kita. Maksudnya bukan ingin melihat si ini cantik atau ganteng, tapi lebih ke "bisakah saya membayangkan akan bekerja dengan orang ini setiap hari selama 365 hari?". Kira-kira Surat lamaran kerja atau cover letter atau søknadSelain CV, surat lamaran kerja adalah hal paling penting selanjutnya yang harus dilampirkan. Meskipun setelah berkali-kali dipanggil wawancara, saya sadar bahwa surat lamaran ini kadang sama sekali tak dibaca oleh si pemberi kerja. But yes, some do! So just write as best as we can!Contoh surat lamaran kerja ini juga lagi-lagi bisa dibaca di internet dan dicontek polanya. Kalau CV lebih menjelaskan tentang masa lalu atau what we have done, surat lamaran kerja ini harus menerangkan masa depan atau motivasi kerja serta what could we contribute in the future. Yang paling orang Norwegia rekomendasikan, surat lamaran kerja mesti menjelaskan apa motivasi kita ingin kerja di sana, siapa diri kita secara personal, apa yang suka kita lakukan di waktu senggang, serta apa kontribusi yang nantinya bisa kita berikan ke tempat tersebut. Tips lainnya, jika lowongan kerja dipublikasi dalam bahasa Norwegia, ada baiknya kita melampirkan CV dan surat lamaran berbahasa Norwegia juga. Begitu pun sebaliknya bila lowongan kerja dipublikasi dalam bahasa Inggris. Tapi kalau memang di awal-awal kita masih dalam proses belajar bahasa Norwegia, boleh juga melampirkan CV dalam bahasa Inggris namun surat lamaran kerja dalam bahasa Norwegia. Cek juga kualifikasi bahasa yang diwajibkan di lowongan, apakah jelas-jelas mereka butuh orang yang betul-betul fasih Norwegia atau bahasa Inggris pun cukup. Karena ada banyak pemberi kerja yang baru melihat CV kita berbahasa Inggris sedikit, langsung dibuang dan ditolak kerja di Norwegia meskipun sifatnya hanya paruh waktu, tidaklah semudah yang orang-orang pikirkan. Persaingan dari kanan kiri membuat job market di negara ini sangat kompetitif meski itu pekerjaan kasar layaknya cleaning lady sekali pun. Di awal-awal mungkin kalian harus siap menerima banyak penolakan sebelum akhirnya bisa tanda tangan kontrak. But just do your best and keep applying!Semoga informasi di atas bisa berguna bagi para mahasiswa Indonesia yang tertarik cari uang tambahan di Norwegia selagi masa studi, PLUS mungkin ada orang Indonesia yang kebetulan sedang tinggal di sini karena ikut keluarga dan tertarik kerja paruh waktu, detail di atas juga bisa dijadikan panduan. Silakan tinggalkan jejak di bawah kalau ada pertanyaan atau komentar lainnya!☺
kuliah sambil kerja di norwegia